Selasa, 29 Oktober 2013

DIABETES MELLITUS


DIABETES MELITUS

Diabetes Melitus ( DM ) adalah keadaan hiperglikemia ( kadar guladarah tinggi ) yang kronik disertai kelainan metabolik, yang diakibatkan gangguan hormonal. Akibat gangguan hormonal tersebut dapat terjadi komplikasi pada mata seperti katarak, ginjal, ( nefropati ), saraf dan pembuluh darah.

Ada dua tipe DM :
1.     DM yang tergantung dengan insulin : disebabkan kerusakan sel beta langerhans di kelenjar pankreas akibat proses autoimun.
o    Biasanya terdiagnosis dibawah umur 35 tahun
o    Tidak gemuk
o    Gejala timbul mendadak ( akut )
o    Prevalansi 10% dari seluruh penderita DM
2.     DM yang tidak tergantung pada insulin : akibat kegagalan relatif sel beta langerhans dikelenjar pankreas, misalnya karena obesitas, pola makan yang tidak benar.
o    Biasanya terdiagnosis diatas umur 40 tahun
o    Biasanya gemuk
o    Gejalanya timbul perlahan – lahan ( kronik )
3.     DM tipe lain, biasanya diakibatkan oleh penyakit tertentu misalnya : sirosis hati, penyakit kelenjar pankreas, infeksi, obat-obatan, dan lain-lain.

KRITERIA KENCING MANIS ( Persatuan Endokrinologi Indonesia ) PERKENI
  • Kadar gula darah sewaktu = 200 mg/dl
--------------- ATAU ---------------
  • Kadar gula darah puasa = 126 mg/dl
  • Kadar gula darah puasa = 110 mg/dl
--------------- ATAU ---------------
  • Kadar gula darah 2 jam sesudah tes toleransi glukosa oral ( TTGO ) = 200 mg/dl

Tes toleransi glukosa oral :
  • Periksa gula darah puasa
  • Beri minum glukosa 75 gram + air putih 200cc
  • Periksa gula darah 1 jam setelah minum cairan glukosa
  • Periksa gula darah 1 jam setelah minum cairan glukosa
  • Periksa gula darah 2 jam setelah minum cairan glukosa

GEJALA DAN TANDA AWAL
  • Penurunan BB
  • Rasa Lemah
  • Banyak minum
  • Banyak makan
  • Banyak kencing

KELUHAN LAIN
  • Kesemutan
  • Gangguan penglihatan
  • Gatal/bisul
  • Gangguan ereksi
  • Keputihan

PERENCANAAN MAKAN
  • Capai dan pertahankan BB yang normal
  • Pilih makanan yang mengandung karbohidrat kompleks dan kaya serat, seperti : padi-padian , umbi-umbian
  • Hindari makanan yang mengandung karbohidrat sederhana seperti :gula, madu, sirup, selai
  • Gula, maksimal 3 sdm/hari. Sebaiknya gunakan gula alternatif yang tidak mengandung kalori seperti : sakarin, aspartam
  • Serat, akan memperlambat penyerapan glukosa dan menurunkan kadar lemak darah : buah, sayuran, padi-padian, sereal
  • Batasi konsumsi lemak, minyak ataupun santan maksimal 25% dari kebutuhan energi : 2 bagian dari sumber lemak nabati dan 1 bagian dari sumber lemak hewani
  • Asupan garam : 1 sdt/hari ( 6 g/hari ). Hati-hati dengan makanan jadi yang mengandung natrium : vetsin, soda.

LATIHAN JASMANI
  • 3-5 x/minggu, selama 30-60 menit
  • Intensitas : ringan dan sedang
  • Target : 60-70% dari Maximum Heart Rate ( MHR )
  • Perhitungan MHR : 220 – umur, misalnya umur 40 tahun jadi MHR 180x/menit
  • Tipe olahraga yang dianjurkan : Jalan, bersepeda, jogging, berenang
  • Disesuaikan dengan umur dan kemampuan jasmani
  • Sifat olahraga : Continous, Rhytmic, Interval, Progressive, Endurance

Kiat memulai olah raga
Langkah 1 ; memikirkan olah raga yang akan dilakukan, membuat daftar olah raga yang menarik misalnya senam, jalan kaki,berenang.
Langkah 2 ; melihat kapan punya kesempatan untuk melakukan olahraga, pertimbangkan jenis olah raga yang masih sempat dilakukan
Langkah 3 ; membuat jadwal kegiatan olahraga, dimana akan melakukan (dirumah atau diluar rumah), dan bersama dengan siapa ( anak, istri, teman )

OBAT
1.     Obat hipoglikemik oral ;
o    Meningkatkan sekresia insulin dipankreas ; sulfonilurea, nateglinide
o    Meningkatkan pengambilan gula dijaringan lemak dan otot ; metformin, glitazone
o    Meningkatkan penyerapan gula diusus ; alpha-glucoside inhibitor
o    Menurunkan produksi gula dihati ; metformin, glitazone
2.     Obat hipoglikemik suntikan ; insulin

PENCEGAHAN KOMPLIKASI
  • Tekanan darah diturunkan secara agresif < 130/80 mmHg
  • Kadar trigliserida < 150 mg/dl
  • Kadar kolestreol LDL ( Kolesterol buruk ) < 100 mg/dl
  • Kadar kolesterol HDL ( Kolesterol baik ) > 40 mg/dl

PERAWATAN KAKI
1.     Periksa kaki setiap hari, gunakan cermin
2.     Bersihkan kaki waktu mandi, dengan air bersih dan sabun
3.     Gosok kaki dengan sikat lunak dan keringkan dengan handuk
4.     Berikan pelembab didaerah kaki yang kering, jangan disela-sela jari
5.     Gunting kuku mengikuti bentuk normal jari kaki, jangan terlalu dekat dengan kulit, kikir agar tidak tajam Bila kuku keras dan sulit dipotong, rendam dengan air hangat selama 5 menit Memakai alas kaki, juga didalam rumah
6.     Gunakan sepatu atau sandal sesuai dengan ukuran dan enak dipakai ;
o    panjang ½ inchi lebih panjang dari jari kaki terpanjang, saat berdiri
o    ujung tidak runcing
o    tinggi tumit kurang dari 2 inchi
o    bagian dalam tidak kasar dan licin, tebal 10-12 mm
o    ruang dalam sepatu longgar

YANG TIDAK BOLEH DILAKUKAN
1.     Merendam kaki
2.     Menggunakan botol panas atau peralatan listrik untuk memanaskan kaki
3.     Menggunakan pisau untuk menghilangkan kapalan
4.     Merokok
5.     Memakai sepatu atau kaos kaki sempit
6.     Membiarkan luka kecil dikaki

SENAM KAKI DIABETIK
Fungsi :
1.     Memperbaiki sirkulasi darah
2.     Memperkuat otot-otot kecil
3.     Mencegah terjadinya kelainan bentuk kaki
4.     Meningkatkan kekuatan otot betis dan paha ( gastrocnemius, hamstring, quadriceps )
5.     Mengatasi keterbatasan gerak sendi
Cara :
1.     Dilakukan dalam posisi berdiri, duduk dan tidur
2.     Menggerakkan kaki dan sendi kaki
3.     Berdiri dengan kedua tumit diangkat
4.     Mengangkat dan menurunkan kaki
5.     Gerakan menekuk, meluruskan, mengangkat, memutar keluar atau ke dalam dan mencengkram pada jari-jari kaki

PENYULUHAN DM
Penyuluhan merupakan salah satu pilar penanganan penyakit diabetes melitus. Penyuluhan ditujukan tidak hanya pada penderita, tetapi juga kepada keluarga dan masyarakat. Penyuluhan yang menyuluruh mengenai penyakit diabetes melitus penting mengingat diabetes merupakan penyakit seumur hidup dimana pasien sendiri harus ikut berperan dalam penanganan penyakitnya.
Penanganan diabetes melitus sebenarnya merupakan suatu proses yang berlangsung selama 24 jam dan seringkali berhubungan dengan gaya hidup, sehingga makin baik pengetahuan penderita mengenai diabetes melitus, makin mengerti perlunya mengubah perilaku dan mengapa hal itu harus dilakukan. Selain itu, pasien diabetes melitus sebaiknya harus dapat menjadi dokter bagi dirinya sendiri, diantaranya dengan mengandalikan obesitas, mengatur diet yang baik, dan meningkatkan aktivitas fisik.


Kamis, 27 Juni 2013

10 KIAT SUKSES BERTETANGGA



10 KIAT SUKSES BERTETANGGA
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda, "Sebaik-baik sahabat di sisi Allah adalah sebaik-baik manusia kepada sahabatnya, dan sebaik-baik tetangga adalah orang yang paling baik terhadap tetangganya". (HR. Ahmad dan at-Tirmidzi)
Banyak cara dan kiat untuk menjadi tetangga terbaik dan mendapatkan simpati dan cinta para tetangga, serta merasakan tulus dan mulianya kasih sayang dari mereka.
Di antara kiat-kiat yang paling utama dan sangat dianjurkan oleh Islam adalah sebagai berikut:
  1. Tidak Menyakiti Tetangga dan Murah Hati.
    Tidak salah lagi bahwa menyakiti tetangga adalah perbuatan yang diharamkan dan termasuk di antara dosa-dosa besar yang wajib untuk dijauhi. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda, "Barangsiapa yang beriman kepada Allah subhanahu wata’ala dan hari Akhir, maka janganlah ia menyakiti tetangganya". (Muttafa'alaih)
    Beliau shallallahu ‘alaihi wasallam juga bersabda, "Demi Allah tidaklah seseorang beriman! Demi Allah tidaklah seseorang beriman! Demi Allah tidaklah seseorang beriman!, Mereka para sahabat bertanya, "Siapa ya Rasulullah?". Rasulullah menjawab, "Seseorang yang tetangganya tidak aman dari kejahatannya". (HR. al-Bukhari).
    Sedangkan Islam mengajarkan umatnya agar senantiasa bersikap murah hati terhadap para tetangga dan memuliakannya. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda, "Barangsiapa yang beriman kepada Allah dan hari Akhir, maka hendaklah ia memuliakan tetangganya." (Muttafaq 'alaih).
    Di antara sikap memuliakan tetangga dan berbuat baik kepadanya adalah: memberikannya hadiah walaupun tidak seberapa nilainya. Sebagaimana hadits yang diriwayatkan oleh 'Aisyah radhiyallahyu ‘anhu ia berkata, "Wahai Rasulullah! Saya memiliki dua tetangga, siapa yang harus aku beri hadiah?” Beliau shallallahu ‘alaihi wasallam menjawab, "Kepada tetangga yang lebih dekat pintunya darimu?" (HR. al-Bukhari).
·  Memulai salam
Memulai salam adalah bagian dari tanda-tanda tawadhu (rendah hati) seseorang dan tanda ketaatannya kepada Allah subhanahu wata’ala. Sebagaimana Allah subhanahu wata’ala berfirman,"…Dan berendah dirilah kamu terhadap o-rang-orang yang beriman." (QS. 15:88)

Begitu juga menebarkan salam dapat menumbuhkan kasih sayang di antara kaum muslimin. Rasulullahshallallahu ‘alaihi wasallam bersabda, "… Maukah aku beritahu kepada kalian tentang sesuatu yang jika kalian mengerjakannya, maka kalian akan saling mencintai: Tebarkan salam di antara kalian." (HR. Muslim)
Menebarkan salam juga merupakan hak di antara hak-hak seorang muslim atas saudaranya yang muslim. Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda, "Hak seorang muslim atas saudaranya yang muslim ada enam: jika bertemu dengannya, maka ucapkanlah salam kepadanya,…" (HR. Muslim).
Dan sekikir-kikirnya manusia adalah yang kikir memberikan salam. Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu berkata, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda, "Sesungguhnya sekikir-kikirnya manusia adalah orang yang kikir mengucapkan salam." (HR. Ibnu Hibban. Dan dishahihkan oleh al-Albani).
Menebarkan salam juga merupakan salah satu faktor masuk surga. Sebagaimana Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda, "Wahai Manusia!! Tebarkanlah salam, berikanlah makan, bersilaturrahimlah, dan shalatlah di waktu malam, sedangkan manusia sedang tidur." (HR. at-Tirmidzi. Dishahihkan oleh al-Albani).
·  Bermuka berseri-seri (ceria)
Berwajah berseri-seri dan selalu tersenyum saat bertemu dengan para shahabatnya adalah merupakan kebiasaan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam. Dari Jarir bin Abdullah radhiyallahu ‘anhu ia berkata, “Tidak pernah Rasulullahshallallahu ‘alaihi wasallam melihatku kecuali ia tersenyum padaku." (Hadits Muttafaq 'alaih).
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda,"Senyummu kepada saudaramu adalah sedekah." (HR. at-Tirmidzi. Dishahihkan oleh al-Albani). dan beliau shallallahu ‘alaihi wasallam juga bersabda, "Janganlah kamu menghina/meremehkan sedikit pun dari kebaikan, walaupun hanya bertemu dengan saudaramu dengan muka berseri-seri." (HR. Muslim).
·  Menolong Saat dalam Kesulitan.
Di antara memelihara dan menjaga hak-hak bertetangga adalah dengan menolong tetangga saat dalam kesulitan/ saat ia membutuhkan. Nabi shallallahu ‘alaihi wasallambersabda, "Sesungguhnya asy'ariyyin (suku asy'ari) adalah jika perbekalannya habis, atau jika persediaan makanan untuk keluarganya di Madinah tinggal sedikit, mereka mengumpul kan apa yang mereka miliki dalam satu kain, lalu mereka membagikannya di antara mereka pada tempat mereka masing-masing dengan sama rata. Mereka adalah bagian dariku, dan aku adalah bagian dari mereka." (Hadits Muttafaq 'alaih).
Banyak di antara para tetangga yang tidak mau tau tahu dengan tetangganya sedikit pun. Padahal menolong tetangga saat ia membutuhkan adalah salah satu faktor untuk dapat meraih simpati dan cintanya. Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda, "Seutama-utama amal shalih adalah membahagiakan saudaramu yang mu'min, atau melunaskan hutangnya, atau memberinya roti." (HR. Ibnu Abi ad-Dunya, dan dihasankan oleh al-Albani).
·  Memberikan Penghormatan yang Istimewa.
Intervensi dalam urusan pribadi tetangga adalah salah satu sebab yang dapat menimbulkan ketidakharmonisan dalam bertetangga. Seperti menanyakan hal-hal yang sangat khusus (pribadi). Contoh: “Berapa gajimu?” “Berapa pengeluaranmu tiap bulan?” “Berapa uang simpananmu (tabungan) di bank?” “Kamu punya berapa rekening?” Dan lain sebagainya.
Seorang muslim yang baik adalah seorang yang memperhatikan tata krama dalam bertetangga, tidak mencampuri urusan yang tidak bermanfaat baginya, dan tidak menanyakan urusan-urusan orang lain yang bersifat pribadi. Allah subhanahu wata’ala berfirman, "Dan janganlah kamu mengikuti apa yang kamu tidak mempunyai pengetahuan tentangnya. sesungguhnya pendengaran, penglihatan dan hati, semuanya itu akan diminta pertanggunganjawabnya.” (QS. Al-Isra': 36)
Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam juga bersabda, "Di antara baiknya Islam seseorang adalah meninggalkan sesuatu yang tidak bermanfaat baginya." (HR. at-Tirmidzi, dan dishahihkan oleh al-Albani).
Maka jika anda ingin mendapat cinta dan simpati tetangga, janganlah pernah mencampuri urusan-urusan pribadi mereka.
·  Menerima Udzur (permohonan maaf).
Bersikap toleransi dengan tetangga, dan lemah lembut dalam berinteraksi dengannya merupakan salah satu kiat untuk menarik simpati tetangga. Contohnya: Dengan menerima permohonan maaf darinya, dan menganggap seolah-olah ia tidak pernah melakukan kesalahan tersebut. Karena tidak ada manusia yang tidak pernah berbuat salah.
Bahkan yang lebih utama adalah memaafkannya sebelum ia meminta maaf. Sikap inilah yang dapat menambah kecintaan tetangga kepada kita. Sebagai-mana yang diperbuat oleh Nabi shallallahu ‘alaihi wasallamterhadap orang-orang munafik saat mereka tidak pergi berjihad, maka tatkala beliau shallallahu ‘alaihi wasallamtelah kembali dari peperangan, mereka datang dan menyampaikan udzur mereka kepada beliaushallallahu ‘alaihi wasallam, dan beliau pun menerimanya, serta menyerahkan rahasia-rahasia mereka kepada Allah subhanahu wata’ala.
·  Menasehati dengan lemah lembut.
Manusia yang berakal tentu tidak akan menolak nasehat, dan tidak pula membenci orang yang menasehatinya. Tetapi umumnya manusia tidak menerima kalau dirinya dinasehati dengan cara dan sikap yang kasar serta tidak beretika. Allah subhanahu wata’ala sungguh telah memuji Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam dan mengaruniakan sifat lemah lembut kepada beliau, sebagai- mana firman-Nya, artinya, "Maka disebabkan rahmat dari Allah-lah kamu berlaku lemah lembut terhadap mereka. Sekiranya kamu bersikap keras lagi berhati kasar, tentulah mereka menjauhkan diri dari sekelilingmu…" (QS. Ali 'Imran: 159)
Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda, "Sesungguhnya Allah Maha Lembut, Dia mencintai kelembutan dalam segala urusan." (Hadits Muttafaq 'alaih).
Seorang muslim yang baik ketika ia tahu tetangganya berbuat maksiat adalah menasehatinya dengan lemah lembut, dan mengajaknya kembali ke jalan Allah shallallahu ‘alaihi wasallam, memotivasinya agar berbuat baik, dan memperingatkannya dari kejahatan, serta mendo’akannya tanpa sepengetahuannya. Sikap-sikap inilah yang dapat menarik simpati tetangga dan memperbaiki hubungan di antara tetangga.
·  Menutup Aib.
Seorang mu'min adalah seorang yang mencintai saudara-saudaranya, menutup aibnya, bersabar atas kesalahannya, dan menginginkan saudaranya selalu mendapatkan kebaikan ,taufiq serta istiqamah. Dengan sikap ini pula kita akan meraih simpati dan cinta tetangga. Nabishallallahu ‘alaihi wasallam bersabda, "Barangsiapa yang menutupi aib seorang muslim, maka Allah akan menutup aibnya di dunia dan di Akhirat." (HR. Muslim).
·  Mengunjungi.
Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda tentang keutamaan berkunjung ini,"Sesungguhnya ada seorang yang mengunjungi saudaranya di suatu kampung. Maka Allah subhanau wata’ala mengutus seorang malaikat untuk mengawasi perjalanannya. Malaikat tadi bertanya kepadanya, "Mau ke mana kamu?”Lalu ia menjawab, "Saya mau mengunjungi saudaraku di kampung." Lalu ia bertanya kembali, "Apa kamu ingin mengambil hakmu darinya?” Ia menjawab, "Tidak, tetapi karena saya mencintainya karena Allah”. Dia berkata, "Sesungguhnya aku adalah utusan Allah subhanahu wata’ala kepadamu, dan sesungguhnya Allah subhanahu wata ‘ala mencintaimu sebagaimana kamu mencintai saudaramu karena-Nya." (HR. Muslim).
Seseorang hendaknya mencari waktu yang tepat untuk mengunjungi tetangganya. Tidak mendatanginya dengan tiba-tiba atau tanpa mengabarinya terlebih dahulu atau meminta izin kepadanya. Dan hendaklah tidak membuat tetangga merasa terbebani atau direpotkan dengan kunjungannya. Maka hendaklah ia tidak terlalu sering berkunjung, khawatir kalau hal itu membosankannya dan membuatnya menjauhkan diri darinya. Dan juga hendaklah tidak duduk berlama-lama saat berkunjung. Kiat-kiat inilah yang dapat membuat tetangga senang menyambut kunjungan kita, bahkan merindukan kedatangan kita untuk kali berikutnya.
·  Bersikap Ramah Tamah.
Di antara sekian banyak kiat sukses meraih simpati para tetangga dan mempererat hubungan di antara para tetangga adalah dengan bersikap ramah tamah terhadap mereka dengan ungkapan dan ucapan yang baik dan lembut, atau dengan memberikan hadiah istimewa kepadanya, atau dapat pula dengan mengundang mereka untuk makan di rumah kita, dan lain sebagainya. Allah subhanahu wata’ala berfirman, artinya, "Perkataan yang baik dan pemberian ma'af lebih baik dari sedekah yang diiringi dengan sesuatu yang menyakitkan (perasaan sipenerima). Allah Maha Kaya lagi Maha Penyantun". (QS. Al-Baqarah: 263).
Nabi shallallahu ‘alaihi wasallambersabda, "Saling memberi hadiah lah, niscaya kalian akan saling mencintai." (HR. al-Bukhari dalam kitab "al-Adab al-Mufrad").
Inilah beberapa kiat syar'i untuk meraih simpati para tetangga, menjaga dan menjalin kasih sayang dengan mereka. Semoga Allah subhanau wata’ala memberikan taufiqNya kepada kita. Sesungguhnya Dia Maha Pemberi taufiq dan Maha Kuasa atas segala sesuatu. Dan akhir da'wah kami "Segala puji hanya bagi Allah Rabb semesta alam."
(Abu Nabiel Muhammad Ruliyandi)ٌ
http://www.alsofwah.or.id/cetakannur.php?id=460
____________________
Sumber:
"10 Thuruq Li Kasbi al-Jiran" (Dr. Ahmad bin ‘Utsman al-Mazid dan Dr. ‘Adil bin ‘Ali asy-Syaddy), dengan sedikit tambahan dan pengurangan.